Mencintainya karenaMu
Dulu aku kira cinta itu cuma sepasang muda mudi yang sedang dilanda asmara. Dulu aku berpikir cinta itu cuma antara 2 orang. Kamu dan aku. Dulu memang terlalu dini untuk mengartikan apa itu cinta? Dulu aku kira cinta itu ketika aku menjadi milikmu dan kamu menjadi milikku. Tidak ada yang lain kecuali kamu dan aku. Ya. Cuma kamu dan aku.
Seiring berjalan waktu. Seiring bertambahnya umur. kini aku sudah mengerti sedikit apa itu cinta? Cuma sedikit. Kenapa? Mungkin karena kemampuan otakku yang hanya sedikit mengerti tentang bahasa tabu yang jarang bahkan hampir tidak pernah aku katakan.
Alhamdulillah. Syukurku kepadaMu ya Rabb. Kau telah mengirim sosok penjaga untukku. Sosok imam yg sesungguhnya untukku. Sosok pembimbingku menuju jalan ridhoMu. Sosok pengingat untukku. Sosok dewasa yang selalu ada untuk mengingatkanku untuk bersyukur. Sosok pria yang jarang sekali mengeluh. Sosok pria yang ingin bersama2 ke syurgaMu. Sosok pria yang menginginkan aku menjadi bidadari syurganya.
Dia bukan laki laki sempurna dengan masa lalu yang indah. Tapi dia menjadikan indah untuk masa depannya. Mendekatkan dirinya padaMu, berusaha meninggalkan kemaksiatan. Mendekatkan diriku padaMu. YaAllah.. dia membuatku mencintainya karenaMu. Bukan lagi cinta buta seperti yang aku pikirkan dulu. Dia membuatku mencintainya karenaMU. Mencintainya karenaMu.
Mencoba membahagiakanku, yang insya Allah itu sebagai pembuka pintu rizki untuknya. Aku tidak pernah takut akan rizkiMu ya Rabb karena aku tau rizkiMu tidak akan pernah tertukar. Lancarkan lah rizki suamiku untuk aku, untuk anak2nya kelak, untuk ibu & bapaknya, untuk adik2nya..
Terimakasih beribu terimakasih kuucapkan kepadaMu ya Allah. Mengutus pemimpin yang insya Allah bisa membimbingku menuju syurgaMU. Terimakasih telah mendengar doa-doaku selama ini. Aku mencintaimu karena Allah wahai suamiku... semoga tidak akan berkurang.

Comments