kehidupan, takdir dan kenangan
hai kehidupanku apa kabarmu ?
hai takdirku bagaimana keadaanmu?
hai kenanganku sehat kah kau disana?
kehidupanku, bisakah kau membuat aku selalu bahagia?
takdirku, bisa kah kau membuat aku menjadi sukses?
kenanganku, jangan khawatir.. pasti aku selalu mengingatmu
kehidupanku, kadangkala aku memikirkan mu tapi hanya saat aku sendiri.. saat aku tidak sibuk dengan kuliahku, dengan teman-temanku, dengan kerjaanku. salah ya aku? maaf kehidupan, aku tidak selalu memperhatikanmu... saat aku khilaf, aku hanya memperhatikan kebahagiaanku sesaat saja...
kadang saat aku sendiri, aku meneteskan airmata karena kamu.. entahlah, air mata itu jatuh dengan sendirinya.. mungkin air mata itu egois.. tidak memikirkan aku.. tidak memikirkan perasaanku.. yah.. aku tidak begitu mengerti tentang kamu kehidupan.. tolong ajari aku kehidupan agar aku mengerti tentang kebahagiaan, kesedihan, kesibukan, kemunafikan, kesegalanya tentangmu....
wahai takdir, aku tak pernah tau tentang engkau.. engkau sangat misterius.. kadang aku takut denganmu.. saat menulis sekarang tentangmu saja aku ketakutan. kenapa engkau begitu menyeramkan takdir?
aku selalu berusaha membuat titik indah untukmu.. aku selalu berusaha membuat goresan cantik untukmu. tapi entalah, apakah itu berhasil atau tidak. tapi aku selalu berusaha wahai takdir.. aku ingin membahagiakan engkau dan kehidupan... agar kalian senang, dan aku pun turut senang, bukan kita saja yg senang.. orangtuaku, keluargaku, orang terdekat denganku pasti mereka pun senang.. bisa kah kau membuat kami semua senang wahai takdir?
kenangan....
seharusnya yang aku tanyakan keadaannya itu engkau.. apa kabarmu?sehatkah engkau?
maaf kenangan, aku terlalu sibuk memikirkan kehidupan dan takdir lalu sedikit melupakan engkau..
padahal seharusnya engkau selalu aku ingat.. harus selalu aku ingat.. tanpa engkau, aku tidak bisa belajar mengubah kehidupanku.. kau selalu berperan hebat untuk kehidupanku wahai kenangan.. terimakasih banyak! jaga diri baik2 ya.. karena mungkin kau tidak lagi hadir di kehidupanku mendatang, tapi pasti selalu aku ingat dan tidak akan pernah aku lupakan sampai nanti.. :)
hai takdirku bagaimana keadaanmu?
hai kenanganku sehat kah kau disana?
kehidupanku, bisakah kau membuat aku selalu bahagia?
takdirku, bisa kah kau membuat aku menjadi sukses?
kenanganku, jangan khawatir.. pasti aku selalu mengingatmu
kadang saat aku sendiri, aku meneteskan airmata karena kamu.. entahlah, air mata itu jatuh dengan sendirinya.. mungkin air mata itu egois.. tidak memikirkan aku.. tidak memikirkan perasaanku.. yah.. aku tidak begitu mengerti tentang kamu kehidupan.. tolong ajari aku kehidupan agar aku mengerti tentang kebahagiaan, kesedihan, kesibukan, kemunafikan, kesegalanya tentangmu....
wahai takdir, aku tak pernah tau tentang engkau.. engkau sangat misterius.. kadang aku takut denganmu.. saat menulis sekarang tentangmu saja aku ketakutan. kenapa engkau begitu menyeramkan takdir?
aku selalu berusaha membuat titik indah untukmu.. aku selalu berusaha membuat goresan cantik untukmu. tapi entalah, apakah itu berhasil atau tidak. tapi aku selalu berusaha wahai takdir.. aku ingin membahagiakan engkau dan kehidupan... agar kalian senang, dan aku pun turut senang, bukan kita saja yg senang.. orangtuaku, keluargaku, orang terdekat denganku pasti mereka pun senang.. bisa kah kau membuat kami semua senang wahai takdir?
kenangan....
seharusnya yang aku tanyakan keadaannya itu engkau.. apa kabarmu?sehatkah engkau?
maaf kenangan, aku terlalu sibuk memikirkan kehidupan dan takdir lalu sedikit melupakan engkau..
padahal seharusnya engkau selalu aku ingat.. harus selalu aku ingat.. tanpa engkau, aku tidak bisa belajar mengubah kehidupanku.. kau selalu berperan hebat untuk kehidupanku wahai kenangan.. terimakasih banyak! jaga diri baik2 ya.. karena mungkin kau tidak lagi hadir di kehidupanku mendatang, tapi pasti selalu aku ingat dan tidak akan pernah aku lupakan sampai nanti.. :)



Comments