puisi

akhirnya semua akan tiba pada suatu hari yang biasa
pada suatu ketika yang akhirnya tlah kita ketahui

apakah kau masih selembut dahulu?
memintaku minum susu dan tidur yang lelap
sambil membenarkan letak leher kemejaku..

kabut tipis pun turun pelan-pelan di lembah kasih
lembah pandalawangi

kau dan aku tegak berdiri
melihat hutan-hutan yang menjadi suram
meresapi belayan angin yang menjadi dingin

apakah kau masih membelaiku semesra dahulu?
ketika ku dekap,
kau dekap lah lebih mesra..
lebih dekat..

apakah kau masih akan berkata
"dengar detak jantungku"

kita begitu berbeda dalam semua..
kecuali dalam cinta....

Comments

Popular Posts